Translate

Sabtu, 02 Februari 2013

Bekal Unik Ala Orang Jepang

Para ibu di Jepang saat ini makin kompetitif dalah hal kuliner, dan hal ini dapat dilihat melalui kotak makan siang anak-anak mereka.

Kyaraben (karakter di kotak makan siang) adalah nama yang diberikan untuk seni membuat bekal makan siang yang ekstrim. Dimana, bola nasi, sushi, salad dan buah dibentuk menjadi karakter kartun seperti Hello Kitty atau SpongeBob Square Pants, atau berbagai jenis hewan.

Wah, ane ngiler gan :p

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

http://notifikasiku.blogspot.com/2012/02/makan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html

Sumber: 
www.bebecenews.blogspot.com
http://www.jelajahunik.us/2012/04/picmakan-siang-kreatif-ala-orang-jepang.html#ixzz1rwLzY2MB

Sabtu, 26 Januari 2013

Kisah Nyata – Menggemparkan Jepang Pada Tahun 1988

Tahukah Anda Film bergenre horor The Ring? tahukah pula Anda bahwa film itu
diangkat berdasarkan sebuah kisah nyata? Ya… The Ring yang mengisahkan
arwah penasaran Sadako yang kerap kali menampakkan dirinya keluar dari
sebuah sumur tua, ternyata benar-benar terjadi pada pertengahan tahun
1988….

Rabu, 23 Januari 2013

Arti Lagu YUI – Goodbye Days

Jadi, ini dia arti lagu YUI -Goodbye Days (english dan indonesia)!  Oh iya, ini saya ambil dari Google (dari google nyangkut ke berbagai blog :D ), bukan murni translate-an saya lho
:D


Kamis, 17 Januari 2013

Kokoro No Tomo (Teman di Hati)

こころ とも
 

あなたからくるしみ うばえたそのとき
 
わたしに いきてゆく, ゆうきがわいてくる
 
あなた であうまでは, こどくなさすらいびと
 
そのてのにくもり かんじさせて
 

あい いつも ララバイ, たび つかれたとき

23 budaya UNIK di jepang

nilah beberapa fakta unik dan menarik mengenai budaya orang Jepang yang mungkin kamu belum tahu.
  1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomor kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii/sengsara.
  2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).
  3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

Rabu, 16 Januari 2013

One Piece

One Piece (ワンピース wanpīsu) adalah sebuah anime dan manga tentang sekelompok bajak laut yang dipimpin oleh Monkey D. Luffy yang pergi mencari harta karun legendaris bernama One Piece. Luffy menjadi manusia karet yang memiliki kekuatan memanjangkan tubuhnya setelah secara tak sengaja memakan buah gomu-gomu, salah satu dari buah iblis. Selama perjalanan luffy banyak bertemu dengan teman baru dan musuh yang beragam.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/53/OP_Logo.pngOne Piece diciptakan oleh Eiichiro Oda. Komiknya dimulai pada 1997 di Shonen Jump terbitan Shueisha dan hingga kini masih terus berlanjut. Versi TV nya dimulai pada Oktober 1999. Di Indonesia manga ini diterbitkan Elex Media Komputindo dan hingga kini telah mencapai jilid ke 60 lebih. Versi TV-nya, yang diproduksi Toei, telah mencapai 500 episode di Jepang. Selain itu, delapan film tuturannya juga telah beredar.

Rabu, 09 Januari 2013

History of Kimonos

Originally, "kimono" was the Japanese word for clothing. But in more recent years, the word has been used to refer specifically to traditional Japanese clothing. Kimonos as we know them today came into being during the Heian period (794-1192).

From the Nara period (710-794) until then, Japanese people typically wore either ensembles consisting of separate upper and lower garments (trousers or skirts), or one-piece garments. But in the Heian period, a new kimono-making technique was developed. Known as the straight-line-cut method, it involved cutting pieces of fabric in straight lines and sewing them together. With this technique, kimono makers did not have to concern themselves with the shape of the wearer's body.