Translate

Tampilkan postingan dengan label Dorama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dorama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Januari 2013

Bokura Ga Ita, salah satu drama jepang terbaik (●´∀`●)

Bokuragaitaposter
No Matter What Happens, You are Not Alone. I’ve Been Living Just so I could Meet You Takahashi.
Minna,
Setelah 1,5 tahun lalu ane sukses dibikin nangis tersendat-sendat oleh drama romantis HANAMIZUKI, kali ini sineas Jepang kembali menyuguhkan drama serupa, dengan tokoh utama dan jalan cerita yang juga serupa !!. Hadeh.. siap2 nyiapin stok air mata lagi buat dikluarin, sorry sebagai pria ane emang gampang nangis kalau ada kisah yang menyentuh langsung ke hati. Harus dibedain antara cengeng ama gampang terharu. Yap, film itu berjudul  Bokura ga Ita (僕等がいた) : Zenpen/Kohen / We Were There : Part 1&2, Film live action hasil dari adaptasi Manga Shoujo karya Yuki Obata. Manganya sendiri memulai debutnya pada tahun 2002, dan pada 2005 Bokura Ga Ita meraih Shogakukan Manga Award ke 50 kategori shojo, manganya sendiri sukses terjual 10 juta copy !.

Selasa, 25 Desember 2012

Taiyou No Uta (J-MOVIE)

hai sobat blogger,,,!! kali ini saya mau cerita tentang salah satu film jepang favorite saya,, ga bosen-bosen deh nonton film ini.. apalagi pemeran utamanya YUI.. !! ada yang belum pernah nonton film ini,? nih saya kasih sinopsisnya ... let's read it..




Cast:
YUI as Kaoru Amane
Takashi Tsukamoto as Kojirou Fujishiro
Kuniko Asagi as Yuki Amane (Ibu Kaoru)
Goro Kishitani as Ken Amane (Ayah Kaoru)
Airi Toyama as Misaki Matsumoto (Sahabat Kaoru)

Kisah ketegaran dan optimisme seorang gadis. Itu lah intisari kisah film Jepang berjudul “Taiyou No Uta” (A Song of the Sun) ini. Sebenarnya ide cerita film ini tidaklah terlalu istimewa, mengingat cerita tentang gadis/orang yang menderita suatu penyakit adalah cerita yang banyak di filmkan. Jadi tergantung kepiawaian sang penulis cerita dan sutradara lah untuk menghadirkan film yang menarik.

Baiklah, saya segera mulai reviewnya. Seorang gadis berumur 16 tahun bernama Kaoru Amane (diperankan oleh YUI). Kaoru adalah seorang gadis penderita penyakit Xeroderma Pigmentosum (XP), yaitu suatu penyakit yang membuat kulit penderitanya tidak boleh terkena sinar matahari, dan bila terkena sinar matahari akan dapat mengakibatkan peradangan kulit dan dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Oleh karena itu, Kaoru hidup dalam kehidupan yang berbeda. Maksudnya kehidupan yang berbeda adalah, ketika kebanyakan orang normal beraktifitas di siang hari dan istirahat di malam hari, maka Kaoru melakukan hal sebaliknya, yaitu dia beraktifitas di malam hari dan siang hari Kaoru pun istirahat, yah seperti makhluk Noctural lah. Untunglah Kaoru mau menerima kehidupannya yang berbeda dengan orang kebanyakan itu, tentunya dengan dukungan sang orang tua.

Kaoru mempunyai aktifitas di malam hari sebagai seniman jalanan, yaitu menjadi penyanyi jalanan dengan iringan permainan gitar yang dilakukan Kaoru sendiri (sebagai penyanyi YUI tentunya sangat mudah melakoni perannya sebagai Kaoru sang penyanyi jalanan yang pintar bermain gitar). Kaoru mempunyai tempat favorit di sebuah taman di kota dalam pertunjukkan jalanan malamnya. Dan setiap menjelang pagi, Subuh maksudnya, Kaoru pun harus segera kembali ke rumah, kalau tidak, sinar pagi sang surya bisa menjadi pembunuh bagi dirinya. Nah menjelang pagi itu, Kaoru sering menyaksikan dari jendela kamar rumahnya yang bertingkat itu sosok seorang cowok SMU yang selalu menunggu teman-temannya untuk berangkat sekolah di sebuah halte bis dekat rumah Kaoru (hehe.. ) dari sinilah muncul getar2 cinta dalam hati Kaoru karena seringnya dia menyaksikan sosok tersebut menjelang fajar menyingsing.

Sampai suatu saat ia tengah memainkan gitar dengan sepupunya Misaki (diperankan oleh Airi Toyama) pada malam hari, ia melihat cowok itu melintas begitu saja. Tanpa pikir panjang dan dengan polosnya, Kaoru mengejar cowok itu dan....

"I'm Amane Kaoru. I'm sixteen. I dont have a boyfriend. I've always been looking at you. I dont have a boyfriend. My favourite animal is cheetah. For foods, I like bananas. And I have a lot of favourite musician.. where should I start?"

Lucu.(Hihiii…) Ia membuat cowok itu ketakutan, takjub, dan bingung. Sampai akhirnya sepupu Kaoru mengajak Kaoru untuk pulang. Sepupu Kaoru ini rupanya tahu bahwa Kaoru suka sama cowok itu. Dan ternyata (lagi), sepupu Kaoru ini satu sekolah dengan Koujirou. Karena Kaoru tak bisa keluar rumah siang hari, maka Misaki sahabat Kaoru secara sembunyi-sembunyi mem-video Kouji selama di sekolah maupun kegiatan di luar sekolah, betapa beruntungnya Kaoru mempunyai sahabat sebaik Misaki. Kaoru pun begitu senang menyaksikan video rekaman kehidupan Kouji yang diambil secara diam-diam itu.

Seiring berjalannya waktu, mereka berdua pun bertemu di suatu halte dan mulai dekat satu sama lain. Suatu saat mereka janjian untuk berkencan, dengan sepeda motornya Kouji membawa Kaoru ke tempat-tempat yang belum pernah Kaoru kunjungi sebelumnya, seperti pusat pertokoan dan tempat hiburan. Kaoru melihat kemeriahan malam hari yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Hingga saking gembiranya Kaoru, ia pun memainkan gitar dan bernyanyi di tengah keramaian itu, dan tentu saja menarik banyak perhatian orang-orang yang berlalu lalang, termasuk artis jalanan yang lain pun akhirnya ikutan nimbrung pentas bersama Kaoru, suatu adegan yang indah (btw, adegan ini menjadi bagian dari video clip dari lagu YUI yang berjudul “Skyline”). Kaoru begitu bahagia Kouji membawanya ke tempat-tempat yang belum pernah ia datangi. Kencan itu berakhir di tepi pantai, Kouji bercerita kepada Kaoru bahwa hobby dia adalah surfing di laut.

Kaoru yang mendengar itu, mendadak diam, dia berpikir bahwa cowok yang dia sayangi mempunyai hobby bermain surfing, tentunya ini adalah kegiatan di siang hari dan di hari yang panas. Kaoru pun berpikir dalam hati dia tidak akan bisa ikut menikmati hobby dari cowok yang disukainya. Kaoru pun pergi meninggalkan Kouji tanpa memberitahukan sebabnya. Kaoru terus berlari berpacu dengan waktu terbitnya sang fajar, Kouji hanya bisa mengejar tanpa tahu apa-apa kenapa Kaoru pergi meninggalkannya. Adegan ini cukup seru, mengingat Kaoru harus berpacu dengan terbitnya sinar matahari. Sayang, ketika sinar matahari tepat bersinar, Kaoru tepat berada di pintu masuk rumahnya, meski berhasil masuk ke dalam rumah, namun Kaoru sempat terkena sinar matahari, akibatnya Kaoru mengalami peradangan kulit. Untunglah kedua orang tua Kaoru membawanya ke dokter hingga penyakit Kaoru tidak menjadi parah. Semenjak peristiwa itu Kaoru mencoba melupakan hubungannya dengan Kouji.

Kouji yang sampai detik itu tidak tahu apa-apa, akhirnya mendapat penjelasan dari Misaki mengenai keadaan Kaoru sebenarnya (Kouji pun terkejut).

Hingga suatu hari Ken Amane, sang ayah dan Yuki Amane, sang ibu mengetahui bahwa sang anak ternyata sedang jatuh cinta dan mempunyai seorang kekasih. Kemudian sang ayah mencoba berbicara dengan Kouji menanyakan hubungan mereka, dan merestuinya, dan mencoba mengatur pertemuan kembali dengan Kaoru.
 
 File:KaoruKouji.jpg

Kouji ingin memberi kejutan utk Kaoru (memasukkan Kaoru ke dapur rekaman). Kouji menjual papan selancarnya dan kerja part-time buat nyari uang 200,000 Yen untuk memasukkan Kaoru ke dapur rekaman (saking cinta sama suaranya Kaoru). Namun seiring berjalannya waktu kesehatan Kaoru makin memburuk.

Kaoru begitu tegar dan ikhlas akan penyakit yang diidapnya. ketika Kaoru mencoba menikmati hobby Kouji, yaitu menonton Kouji surfing di pantai, tentu saja Kaoru dalam pakaian khusus (bajunya kaya’ alien.. hihii..), dan ternyata pakaian itu sedikit bermasalah hingga mengakibatkan Kaoru kepanasan, dan dengan tetap tegar Kaoru mencoba menahan panas yang ada dan berusaha tersenyum didepan Kouji.

Endingnya sedih (sedih ato bahagia yah.. hemm). Kojirou berhasil membuat Kaoru masuk ke dapur rekaman dan mengeluarkan debut serta terkenal di mana-mana. Tapi... itu semua terjadi waktu Kaoru udah meninggal. Endingnya bener-bener sedih, apalagi waktu Kojirou, Misaki, dan orang tuanya Kaoru dengerin Kaoru nyanyi Goodbye Days. Selain menyentuh ceritanya, setiap scene di film ini disisipi oleh nyanyian-nyanyian YUI seperti It's Happy Line dan Goodbye Days. Keren sekali, walaupun pada akhirnya sad ending.
Dari film Taiyou No Uta ini ada hikmah yang bgitu besar, kita wajib bersyukur atas nikmat yg dberikan Allah, kita yang normal bisa menikmati hangatnya sinar mentari. Kadang kita mengeluh bila kepanasan karena suhu udara akibat sengatan sinar matahari. Itu belum seberapa menyiksa bila dibanding penderita XP ini. Marilah kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita sekecil apapun, janganlah kita merasa kekurangan, sebab masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita… walaupun nikmat itu berupa hangatnya sinar mentari….
 
 

Rabu, 28 November 2012

Death Note

Ingat dorama yang satu ini nggak ? ini dorama yang paling aku suka,, paling keren,,!! ga  bosan2 meski udah berkali-kali dinonton,, hmm,,now, i want to tell you guys about this dorama,, let's chek this out..!!

 Manga dan film layar lebar Death Note memiliki inti yang sama yaitu seorang siswa SMA terbaik sejepang bernama Light Yagami yang menemukan Death Note kepunyaan shinigami (dewa kematian) bernama Ryuk. Light merasa dunia sudah membusuk karena dipenuhi oleh manusia tidak berguna (penjahat), karena itu Light memutuskan untuk mengorbankan dirinya agar dunia menjadi lebih baik. Light membunuh para penjahat dengan menggunakan nama KIRA, sayangnya Light menjadi tidak terkendali dan membunuh semua orang yang menghalanginya. Tidak butuh waktu lama nama KIRA mendunia. KIRA dikenal sebagai penjahat/pahlawan yang membuat para penjahat mati karena serangan jantung (Light hanya menuliskan nama tanpa menuliskan detailnya sehingga orang-orang itu mati karena serangan jantung).
 L vs R
Aksi Light ini menarik perhatian ICPO (Interpol / International Criminal Police Organization – Organisasi Kriminal Internasional), dan detektif (fiktif) paling terkenal di dunia, L. L menawarkan bantuan kepada pihak kepolisian Jepang untuk menangkap R. Dengan suatu cara yang sangat cerdas, L berhasil membuktikan bahwa KIRA beroperasi dari Kantou, Jepang, dan melalui broadcast televisi nasional, L menyatakan bahwa ia akan ‘menangkap KIRA dan membawanya ke hukuman eksekusi’, sebagai wujud konsekuensinya terhadap keadilan. raito, yang yakin bahwa dirinya, dan ideologi adalah keadilan yang sesungguhnya, menerima ‘tantangan’ dari L tersebut.

L yang sudah melakukan penyelidikan mulai mencurigai Light. Ia kemudian membentuk sebuah tim investigasi kecil bersama 6 anggota NPA (National Police Agency aka Kepolisian Jepang), yang beranggotakan Souichiro Yagami (ayah Light Yagami), Matsuda Touta, Hideki Ide, Kanzo Mogi, Aizawa, dan Ukita (kemudian tewas oleh KIRA). Untuk memulai langkah awalnya, kamar Light dipasang kamera pengintai dan penyadap. Light dengan suatu cara yang cerdik berhasil mengelabui kamera pengintai tersebut dan tetap ‘mengeksekusi’ kriminal dengan Death Note-nya. L, yang tetap yakin Light adalah KIRA, kemudian memulai langkah berani dan penuh resikonya, bertemu langsung dengan Light untuk mendapatkan bukti yang konkret.

Dalam acara penerimaan mahasiswa baru, Light terpilih sebagai mahasiswa baru terbaik bersama seseorang yang menyebut dirinya Hideki Ryuuga (artis Jepang yang terkenal saat itu, terinspirasi dari artis Jepang sebenarnya, Gackt), sebuah nama yang dipilihnya untuk melindungi dirinya kalau-kalau Light mencoba untuk ‘mengeksekusi’nya dengan Death Note. Hideki Ryuuga kemudian memberitahu Light bahwa ia adalah L. Semenjak itu L dan Light saling menyelidiki identitas masing-masing dengan lebih hati-hati. Karena keduanya memiliki tingkat kecerdasan yang setara, kedua pihak tersebut selalu bisa membaca langkah-langkah lawannya, dan ‘perang dingin’ yang keras berlangsung di antara mereka.

Tak lama setelah Light bertemu dengan L dan bergabung ke dalam tim investigasi, KIRA melakukan siaran broadcast nasional untuk menggerakkan polisi. Dari perilakunya yang berbeda dengan KIRA yang dikejarnya, L segera menyimpulkan bahwa telah muncul KIRA yang kedua. Di sini terjadi perburuan segitiga antara L, Light (KIRA), dan KIRA yang kedua. Ketiganya saling mencari satu sama lain. Tanpa diduga, KIRA kedua adalah Misa Amane, seorang aktris muda yang memuja KIRA yang telah membalaskan dendam orang tuanya, dan jatuh hati kepada Light Yagami. Ketika akhirnya ketiganya bertemu, intrik-intrik yang dilakukan satu sama lain menjadi semakin pekat, dan berakhir pada tewasnya L oleh Shinigami KIRA kedua.

L yang tewas segera digantikan kedudukannya oleh Light, sebagai satu-satunya orang dengan kecerdasan intelektual yang hampir setara dengan L. Light, yang yakin dirinya tak terkalahkan karena memainkan dua peran sekaligus (L dan KIRA), mulai bergerak menguasai dunia.

Di luar dugaan Light, melalui peralatan mekanis otomatis yang dirancang L, berita mengenai kematiannya segera diketahui oleh Roger, kepala sekolah Wammy House, sebuah institusi khusus yang didirikan untuk mendidik anak-anak jenius di seluruh dunia untuk satu tujuan: menciptakan penerus L.

Roger segera bertindak dengan menginformasikan ini kepada dua kandidat penerus L, Mello dan Near. Kedua remaja tersebut memiliki sifat yang sangat bertolak belakang, Mello bertemperamen tinggi, spontan, dan terobsesi menjadi nomor satu. Sementara Near hampir tidak menunjukkan emosi, dan sangat observatif, dan cenderung pasif.

Mello yang mendengar berita ini segera naik darah, sementara Near hanya dengan tenang mengatakan bahwa apabila seseorang tidak bisa memenangkan permainan yang dimainkannya, ia hanya pecundang (dimaksudkan untuk L). Mello kemudian bertanya kepada Roger, siapa yang dipilih L sebagai penerusnya, yang dijawab ‘tak ada’, agar mereka bekerja sama sebagai penerus L. Near setuju, namun Mello, yang selalu terobsesi menjadi nomor satu, yang tak pernah diperolehnya karena keberadaan Near, menolaknya dan berkata bahwa Near lebih pantas menjadi penerus L.

Mello kemudian keluar dari institusi itu untuk mengejar KIRA dengan caranya sendiri, dengan menjadi anggota organisasi kriminal terbesar di dunia, Mafia.
 Mello vs Near vs KIRA
Mello terbukti bukan remaja biasa. Dalam waktu satu setengah tahun, dia berhasil menjadi kepala organisasi Mafia. Untuk membuktikan bahwa ia adalah penerus L yang pantas, dan untuk membuktikan bahwa ia lebih baik dari Near, Mello segera mendapatkan Death Note yang disimpan oleh NPA, dengan cara menculik Sayu Yagami, adik perempuan Light Yagami, dan meminta Death Note sebagai pertukarannya. Light yang terkejut bahwa fakta kematian L telah diketahui orang luar, kemudian berkontak dengan SPK (Special Provision for KIRA), sebuah organisasi pimpinan Near yang didirikan Amerika Serikat untuk menangkap KIRA.

Selang beberapa lama sejak Mello mendapatkan dan ‘menguji’ kekuatan Death Note, Light mengatur rencana untuk merebut kembali Death Note tersebut. Pada saat itu datang seorang Shinigami, Shidou, pemilik asli Death Note yang dipegang oleh Mello, untuk mengambilnya kembali. Mello segera mendapatkan informasi darinya bahwa beberapa peraturan yang tertulis di Death Note adalah palsu, dan siapapun yang menuliskan peraturan palsu ini, melakukannya untuk membuat dirinya bebas dari kecurigaan bahwa ia adalah KIRA.

Light, dengan bantuan anggota NPA dan mata-Shinigami Misa, berhasil melakukan serangan mendadak ke markas rahasia Mello, menghabisi semua anak buahnya, mengambil kembali Death Note, dan nyaris menangkap Mello. Mello, di tengah kekacau balauan yang ditimbulkan oleh NPA (di bawah komando L / Light), mendapati bahwa nama aslinya, Mihael Keehl, telah diperoleh Soichiro Yagami, ayah Light Yagami yang juga anggota NPA, yang telah memiliki mata-Shinigami seperti Misa. Sebelum Soichiro sempat menuliskan nama Mello di Death Note, seorang anak buah Mello menembakinya hingga sekarat. Anggota NPA lain yang menerjang untuk menolong Soichiro masuk, dan Mello meledakkan seisi markas Mafia-nya untuk melarikan diri.

Peristiwa ini membuat Mello menderita luka di separuh wajahnya, dan membuat Near menyadari adanya kaitan antara KIRA dengan serangan ini. Soichiro Yagami yang sekarat akhirnya meninggal tanpa sempat menuliskan nama Mello, sesuatu yang membuat Light depresi, yang kemudian mengembalikan Death Note yang diambilnya tersebut kepada Shinigami Shidoh.

Near yang memiliki daya analisis yang sangat tinggi, menganalisis peristiwa ini, dan curiga bahwa KIRA adalah L sendiri. Mello kemudian datang dan memberikan informasi yang diperolehnya dari Shinigami Shidoh tersebut kepada Near. Hal ini segera membuatnya menyadari bahwa KIRA memang adalah L, dan segera melakukan kontak kepada L (Light Yagami).
Light yang mengetahui bahwa Near dan Mello mulai menyadari bahwa ia adalah KIRA, mulai menggerakkan massa dan membuat prajurit ‘pengikut KIRA’ untuk melenyapkan keberadaan kedua penerus L tersebut, yang bisa mengancamnya merealisasikan ‘utopia’ yang sedang dibangunnya.

Tujuan KIRA adalah untuk membawakan 'keadilan' kepada dunia yang telah membusuk, dan menjadi 'Tuhan' di dunia baru tersebut.
Tujuan Mello adalah membalaskan dendam L dan menjadi orang nomor satu di dunia.
Sedangkan Near adalah untuk meneruskan perjuangan L, menangkap KIRA dan membawanya pada keadilan.

Persaingan antara Near dan Mello untuk menangkap KIRA membawakan pertempuran intelek yang sangat menarik untuk disaksikan para pembacanya. Light menghadapi berbagai serangan tak terduga dari kedua kandidat penerus L tersebut. Dan tanpa disangka, persaingan menjadi yang terbaik antara kedua remaja jenius tersebut berujung pada kerja sama yang akhirnya membawa akhir bagi KIRA dan 'eksekusi'nya.